test2_Cair138
- Jumat,Cair138 14 Februari 2025 20:40 WIB
- waktu baca 3 menit

Jakarta (ANTARA) - Juara dunia kelas berat tinju Oleksandr Usyk terbuka untuk pertarungan terakhir dalam karirnya melawan juara kelas berat ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) Alex Pereira.
"Pertama, siapa yang memenangkan pertarungan (Dubois lawan Parker) berikutnya pada 22 Februari. Selanjutnya mungkin 'pertarungan pertunjukan' dengan Alex Pereira. Mungkin. Mengapa tidak? Alex menginginkannya," kata Oleksandr Usyk sebagaimana dikutip dari laman MMA Fighting di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan hal itu menanggapi Alex Pereira yang sebelumnya mengutarakan keinginan untuk melakukan pertarungan tinju dengan Usyk dalam sebuah podcast.
Baca juga: Juara WBA McCormack bakal menguji rekor tak terkalahkan lawan Davies
Tahun 2024 adalah tahun yang luar biasa bagi Pereira, yang juga merupakan mantan juara kelas menengah UFC, saat ia menjadi tajuk utama dalam tiga ajang UFC dengan sukses mempertahankan gelarnya di kelas 205 pound.
Usyk juga memiliki catatan yang mengesankan pada tahun 2024, dua kali bertarung dan dua kali mengalahkan Tyson Fury yang sebelumnya tak terkalahkan dalam sepasang pertarungan terkenal di Riyadh, Arab Saudi, untuk merebut status juara kelas berat yang tak terbantahkan.
Hanya ada sedikit dunia tinju yang tersisa untuk ditaklukkan oleh Usyk yang sebelumnya menjadi juara kelas penjelajah tak terbantahkan.
Oleh sebab itu, pertarungan melawan Pereira menjadi masuk akal, walaupun jika itu adalah pertandingan eksibisi, bahkan jika ia menunggu penantang perebutan gelar yang akan datang antara Daniel Dubois dan Joseph Parker terlebih dahulu.
Kemenangan Usyk atas Fury membawa rekor profesionalnya menjadi 23-0, sementara Pereira hanya mengalami satu kekalahan dalam 10 penampilannya di UFC.
Baca juga: Petinju Inggris Barrett dan Dickens akan rebut gelar WBA International
Sebuah laga dalam bentuk apapun antara kedua bintang olahraga tarung itu tidak diragukan lagi akan menarik perhatian banyak orang.
Hal ini mungkin tidak akan terjadi jika Usyk akhirnya bertarung ulang dengan Dubois, yang dikalahkan Usyk pada ronde kesembilan pada Agustus 2023, namun bintang Ukraina itu berpikir bahwa Dubois harus lebih mengkhawatirkan Parker.
"Saya pikir itu ide yang buruk untuk melakukan (pertarungan) dengan Daniel karena Daniel memiliki pertarungan di masa depan," kata Usyk saat ditanya apa pendapatnya tentang pertarungan kedua dengan Dubois.
Usyk juga ditanya apakah ia merasa rivalnya, Fury, benar-benar telah pensiun setelah "The Gypsy King" mengumumkan gantung sarung tinju pada Januari 2025. Ia meragukan bahwa Fury telah pensiun untuk selamanya dan berharap para penggemar akan melihatnya lagi setelah ia memiliki kesempatan untuk memulihkan diri.
"Saya rasa tidak, karena Tyson adalah orang yang hebat, seorang pemain sandiwara. Mungkin, tapi saya pikir Tyson butuh sedikit istirahat, bersama keluarganya dan kembali ke atas ring," katanya.
Baca juga: Gonzalez bersiap hadapi Espinoza untuk pertahankan gelar WBA NABA
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025
下一篇:Satria Duta raih IM usai menangi babak sepuluh Indonesia GM Tournament
相关文章:
- Gresik Petrokimia putus tren negatif tundukkan Jakarta Pertamina 3
- Menpora sebut pelatnas 2025 fokus cabang potensial raih medali
- Kalah dari Korsel, Indonesia akhiri kualifikasi FIBA Asia tanpa menang
- Lanud Silas Papare boyong piala kontingen terbaik
- Eagles hancurkan Chiefs 40
- 85 atlet ikuti Kejurkab Renang antar pelajar di Mukomuko
- Oleksandr Usyk terbuka untuk pertarungan lawan juara UFC Alex Pereira
- Verstappen ancam tak akan pernah ikut acara F1 jika digelar di London
- Asian Winter Games 2025 jadi bekal Arsa menuju panggung lebih besar
- Running Summit 2025 jadi ajang pertama manfaatkan fasilitas baru PPAP
相关推荐:
- IM Yoseph T.Taher merangkak ke peringkat dua Indonesia GM Tournament
- Electric PLN butuh satu menang lagi untuk ke final four Proliga 2025
- Pemerintah siapkan lelang frekuensi 1,4 GHz untuk konektivitas adil
- Kemenpora masih tinjau proposal pelatnas 2025
- PB Percasi kembali gelar Indonesia GM Tournament 2025
- Meski kontervesial, UFC menolak laga ulang Yadong lawan Cejudo
- Kalahkan Arellano, Flores pertahankan gelar juara WBA Continental USA
- Menpora bantah pelatnas dihentikan karena kebijakan efisiensi anggaran
- Jadwal Asian Winter Games: Dwiki Eka/Tasya berlaga di ice dance
- Ratusan pelari ikut Running Summit 2025 di Pangalengan
- Lavani kokoh di puncak setelah raih kemenangan telak atas Garuda Jaya
- TLID sukses balaskan dendam ke Onic PH di ESL MLBB S6 Challenge Finals
- PLN Mobile Proliga 2025 dukung UMKM Kalbar
- Tim Indonesia dapat dukungan kendaraan untuk mobilitas atlet
- Dubois keluar dari kartu pertarungan tinju lawan Parker di Riyadh
- Verstappen ancam tak akan pernah ikut acara F1 jika digelar di London
- Laga tinju Beterbiev lawan Bivol dilengkapi enam laga pendukung
- Taklukkan Suarez, Zhang Weili tetap juara jerami putri UFC
- Jakarta LavAni mengamankan kemenangan 3
- Atlet para panahan Kholidin raih emas di Asia Para Cup 2025