时间:2025-04-03 10:59:30 来源:网络整理 编辑:Slot Maxwin
Rabu, 19 Februari 2025 20:07 WIBwaktu baca 2 menitArsip Foto - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Tau Surya777 | Surya 777 Hiburan Online Terbaik Penuh Keajaiban
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat menyinggung peran induk organisasi olahraga yang harus lebih kreatif dalam mencari sumber pendanaan agar tidak hanya bergantung pada pemerintah dalam mendukung prestasi atlet.
Hal tersebut Taufik sampaikan menyusul kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah.
"Saya berharap para ketua cabang olahraga bisa menenangkan atletnya. Memberikan solusi yang baik dan punya rencana yang matang ke depan," ujar Taufik saat mengunjungi Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu.
Mantan pebulu tangkis andalan Indonesia itu juga mengatakan ketergantungan penuh kepada pemerintah bukan solusi jangka panjang.
"Kita harus realistis. Jika semuanya hanya bergantung pada pemerintah, anggaran tidak akan cukup," katanya menambahkan.
Anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk 2025 mengalami pemangkasan sebesar Rp1,29 triliun atau 55,59 persen dari pagu definitif yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp2,3 triliun.
Pemangkasan ini merupakan bagian dari kebijakan efisiensi anggaran yang diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.
Dengan adanya penyesuaian tersebut, pagu anggaran Kemenpora dalam APBN 2025 kini menjadi Rp1,03 triliun.
Baca juga: Menpora sebut pelatnas 2025 fokus cabang potensial raih medali
Situasi ini, menurut Taufik, harus menjadi momentum bagi cabang olahraga untuk lebih mandiri.
"Jangan hanya nyaman di zona aman. Saat anggaran dipangkas, baru bingung mencari solusi. Ketua organisasi seharusnya sudah punya strategi untuk mencari solusi," kata Taufik menegaskan.
Dia juga mencontohkan bulu tangkis sebagai cabang olahraga yang sudah terbiasa dengan kemandirian.
"Dari dulu, bulu tangkis tetap berjalan baik ada atau tidak ada bantuan pemerintah. Dan tidak mungkin juga kalau tidak berjalan," kata ujar Taufik.
Taufik juga menekankan bahwa pemimpin organisasi olahraga harus proaktif dalam mencari pendanaan.
"Kalau jadi ketua tapi hanya mengandalkan anggaran pemerintah selama empat atau lima tahun menjabat, buat apa jadi ketua?" ujarnya.
Baca juga: Menpora bantah pelatnas dihentikan karena kebijakan efisiensi anggaran
Baca juga: PB ESI lebih selektif pilih nomor potensial dampak efisiensi anggaran
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2025
Dricus sebut tidak adil jika melawan Belal di kelas menengah UFC2025-04-03 10:57
Popsivo Polwan juara putaran kedua seusai kalahkan Falcons 32025-04-03 10:23
Satria Duta raih IM usai menangi babak sepuluh Indonesia GM Tournament2025-04-03 09:46
Klasemen Proliga: LavAni terus dibayangi Bhayangkara Presisi2025-04-03 09:42
Timnas Basket Indonesia akan dilatih jadi lebih kuat dan cepat2025-04-03 09:39
Ratusan pelari ikut Running Summit 2025 di Pangalengan2025-04-03 09:13
Kemenpora masih tinjau proposal pelatnas 20252025-04-03 08:54
YKAI dan SUI gelar Charity Run 2025 dukung anak penderita kanker2025-04-03 08:47
Pembalap sepeda Polda Lampung finis kedua di ajang Tour of Kemala 20252025-04-03 08:44
Lanud Silas Papare boyong piala kontingen terbaik 2025-04-03 08:35
Rio Waida runner up WSL Abu Dhabi Pro 20252025-04-03 10:39
Kalahkan Arellano, Flores pertahankan gelar juara WBA Continental USA2025-04-03 10:27
Jadwal Proliga: tim tuan rumah berebut tempat untuk final four2025-04-03 10:05
Rio Waida mengamankan tempat di perempat final WSL Abu Dhabi Pro2025-04-03 09:39
Juara WBA McCormack bakal menguji rekor tak terkalahkan lawan Davies2025-04-03 09:20
Raih kemenangan dramatis 32025-04-03 09:19
CEO UFC tidak menjamin Ilia Topuria langsung hadapi Islam Makhachev2025-04-03 09:18
Lanud Silas Papare boyong piala kontingen terbaik 2025-04-03 08:59
Menangi partai perdana, Aditya Bagus berambisi perbaiki elo rating2025-04-03 08:46
Bhayangkara Presisi atasi perlawanan Surabaya Samator 32025-04-03 08:34